Anak Menangis

Cara Mengatasi Anak Menangis

Diposting pada

Cara Mengatasi Anak Menangis – Bagi setiap orang tua mendengar anak menangis bukanlah suatu hal yang baru lagi, bahkan mungkin bagi orang tua yang memiliki anak yang masih balita, itu sudah menjadi makanan sehari-harinya, dan ketika melihat anak menangis tersedu-sedu orang tua terkadang tidak nyaman dan bingung harus melakukan apa agar anaknya tidak menangis lagi, perasaannya bercampur aduk, bahkan tidak jarang karena terlalu panik atau bingung ketika anaknya menangis, orang tua malah membentak atau memarahinya, dan hal ini sebenarnya tidak boleh dilakukan, karena akan dapat mempengaruhi perkembangan mental anak ketika dewasa nanti.
Kita sebagai orang tua harusnya paham, ketika anak masih kecil atau masih balita, menangis merupakan salah satu cara anak untuk berkomunikasi dengan kita, namun seiring berjalannya waktu, usia anak akan bertambah dan mereka akan belajar cara untuk mengelola emosi mereka, dan dalam hal ini peran orang tua juga sangat penting.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sejak anak lahir, otak orang tua sudah terprogram untuk segera bereaksi ketika mendengar anak menangis, terutama bagi seorang ibu, naluri seorang ibu sangat kuat kepada anaknya, dan suara tangisan anak bisa meningkatkan detak jantung dan mendesak kita untuk segera merespons, karena itu ketika mendengar anak-anak menangis orang tua atau ibu cenderung akan segera bereaksi untuk menghentikan anak menangis, dan hal ini juga terjadi meskipun yang menangis bukan anak sendiri.
Hal yang paling penting yang perlu diingat saat anak menangis, terutama ketika mereka masih balita, tangisan mereka tidak selalu untuk mengungkapkan rasa sedih, terkadang anak-anak bisa menangis ketika merasa marah, lelah, takut, cemas, atau bingung.
Karena mereka belum punya kemampuan verbal untuk menjelaskan apa yang mereka alami atau rasakan, karena itu mereka menjelaskannya dengan cara menangis.

Tips Mengatasi Anak Menangis

Untuk mengatasi anak menangis, orang tua perlu melakukan beberapa hal berikut:
1. Temukan apa penyebab anak menangis
Untuk menemukan apa yang membuat anak menangis, hal yang harus kita lakukan adalah tanyakan kepada anak kenapa mereka menangis.
Karena pada umumnya, ketika masih balita, anak-anak sering menangis bahkan karena hal yang sepele, contoh kecilnya saja seperti ketika anak ingin mainan baru, jika tidak dapat mereka akan menangis sejadi-jadinya, dan kita akan menyuruhnya diam, seperti dengan mengatakan “jangan menangis lagi ya nak”, namun tahukah anda, ketika kita mengatakan itu anak akan melawan dan menganggap bahwa kita tidak mengerti dan tidak peduli dengan perasaan mereka, akibatnya bukan menghentikan tangisannya, anak-anak justru cenderung akan melawan dengan menangis lebih keras lagi, yang terkadang hal itu justru akan membuat kita emosi dan melakukan hal-hal kasar kepada anak, tetapi sebagai orang tua kita tidak boleh terpancing emosi, bicarakan baik-baik, seperti menanyakan kepada mereka “kamu kenapa sayang?” dengan begitu mereka akan mau memberi tahu kita kenapa mereka menangis.
Orang tua juga tidak boleh malu untuk menunjukkan rasa sayang mereka kepada anak, seperti dengan memanggil anak dengan panggilan atau kata “Sayang”
2. Jangan panik dan bersikaplah tenang
Karena jika orang tua panik, itu akan menambah kepanikan anak, bukannya membantu anak agar tidak menangis lagi justru malah membuat anak semakin menangis.
3. Katakan kepada mereka hal yang membuat mereka merasa dilindungi, seperti dengan mengatakan “Bunda sayang kamu, dan kamu aman bersama bunda di sini, jangan menangis lagi ya”
4. Gendong atau ajak anak ke tempat yang nyaman
Karena biasa saja anak-anak akan menangis ketika mereka merasa lelah dan tidak nyaman.
5. Ketika anak-anak gagal mereka akan cenderung merasa sedih dan frustrasi, hal itu akan membuatnya menangis, dan hal yang mereka butuhkan adalah membantunya melakukan tugas, istirahat dari suasana yang membuatnya frustrasi atau mencoba melakukan tugas lain yang lebih ringan dengan sedikit bantuan dari orang tua.
6. Ajak anak bermain
Bermain adalah hal yang disukai anak-anak, jadi ketika anak menangis coba, sebagai orang tua, kita ajak mereka bermain, karena anak-anak kita juga butuh perhatian.(Nailil)