Cara membuat MPASI disaring

Panduan untuk Memberikan Mpasi Pada Anak

Diposting pada

Mom Sharing – Pada saat ASI sang ibu sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan bayi, maka anak bayi usia 1-3 tahun sangat membutuhkan makanan sebagai pendamping ASI ibu atau di sebut dengan MPASI. Namun makanan pendamping yang akan kita berikan sebagai pendamping itu ternyata tidak dapat sembarangan dalam pemilihannya.
Dalam kota Indonesia, MPASI yang di berikan pada balita yang sangat sering diberikan kepada balita adalah buah dan sayuran seperti pisang, apel, pepaya, brokoli, dan kentang.
Makanan tersebut bukanlah makanan pendamping yang terbaik untuk pendamping ASI ibu. Makanan yang dikira aman sebagai penunjang asi dapat membahayakan bayi.

Dilansir dari HaloDoc, Dokter ahli penyakit nutrisi dan metabolik anak yang bernama Damayanti Rusli Sjarif menjelaskan bahwa MPASI yang terbaik di dalamnya harus mengandung zat-zat yang terdapat dalam ASI.
“Kalau ASI yang di berikan pada bayi tidak cukup namun tetap harus ditambahkan dengan MPASI. MPASI harus memenuhi zat gizi yang tidak ada lagi di ASI yaitu butuh energi, protein, vitamin, terutama zat besi itu harus ada semua,” itu lah tuturan dari dokter Damayanti yang di lontarkan pada saat diskusi untuk memperingati Hari Gizi Nasional, Jakarta, Selasa (23/1).
Namun di sisi lain, dokter Damayanti juga memberi penjelasan tentang sayuran yang kita kira baik untuk anak bahwa sebenarnya tidak baik bagi kesehatannya karena sayur yang dikonsumsi balita memiliki serat yang belum dapat di makan oleh bayi.

Berikut panduan dari WHO yang dapat dijadikan untuk contoh cara memberikan makanan pendamping ASI pada bayi berusia dalam 6 bulan ke atas:

  1. Memperhatikan jenis makanan

MPASI yang disediakan secara khusus yaitu makanan buatan rumah tangga ataupun pabrik. Sementara selanjutnya yaitu MPASI yang di buat dari makanan biasa yang dimakan oleh anggota keluarga namun telah dimodifikasi.

Hal ini bertujuan untuk makanan yang gampang untuk dicerna oleh bayi 6 bulan sekaligus bisa memenuhi kebutuhan zat gizi hariannya yang di butuhkan.

 

Panduan MPASI

Dibawah ini adalah panduan harus diperhatikan untuk menyediakan makanan MPASI bayi 6 bulan:

 

Beri makanan sumber zat besi

Zat besi yaitu mineral kebutuhannya kadang tidak terpenuhi setelah usia 6 bulan, maka pilihlah bahan makanan utama yang kaya akan zat besi.

Sumber zat besi yang dapat diberikan untuk bayi yaitu daging merah, hati sapi atau ayam, kuning telur, makanan laut, dan lain sebagainya.

 

Beri makanan sumber beras

Makanan awal bayi 6 bulan yang berasal beras. Untuk gandum dengan sereal yang memiliki gluten, seharusnya tidak di berikan sampai balita berumur 8 bulan.

 

Pemberian telur

Dapat diberikan untuk balita walaupun sebelum berumur 1 tahun. Untuk Mpasi tidak memiliki aturan tentang jenis dan bahan makanan yang seharusnya di berikan pada balita.

Dibawah ini ada pilihan pada makanan yang awal yang dapat di makan untuk bayi yang berumur 6 bulan:

  • Sayuran yang sudah dihaluskan (puree) terlebih dahulu.
  • Dan buahan yang sudah di hancurkan (puree) terlebih dahulu.
  • Nasi yang di jadikan bubur.
  • Serial yang khusus untuk balita yang telah di fortifikasi zat besi.

 

Perhatikan tekstur makannya

Bayi usia 6 bulan yang sudah menunjukkan tanda siap untuk menerima makanan padat di perkenalkan dengan makanan pertama.

Berikan bayi 6 bulan dengan makanan yang sudah di hancurkan menjadi lunak seperti bubur. Dikarenakan bayi yang baru berumur 6 bulan belum memiliki gigi yang banyak, sistem pencernaan serta belum bisa untuk menerima makanan keluarga.

Bayi 6 bulan sangat membutuhkan waktu agar dapat menyesuaikan diri dari ASI ke makanan keluarga dengan cara bertahap.

Mulailah memberi balita 6 bulan makanan yang lunak dengan ukuran yang tidak banyak dan keadaan halus dan telah melewati masa penyaringan.

Lunakkan lebih dahulu makanan sampai lunak sehingga dengan mudah bayi usia 6 bulan untuk menelannya.

Balita sangat memerlukan waktu agar terbiasa dengan rasa dan tekstur baru dari makanan padat.

Dibawah ini ada poin yang dapat di terapkan dalam membuat dan menyajikan makanan untuk bayi 6 bulan:

  • Cuci tangan ketika ingin mengolah makanan dan memberikan makan bayi
  • Letakkan makanan di tempat yang tidak kotor
  • Pakai perlengkapan untuk memasak dan makan yang sudah di bersihkan.
  • Pakailah sendok, piring serta wadah.

 

Perhatikan porsi makanan

Pada saat pengenalan pada makanan padat, balita 6 bulan membutuhkan asup ASI. ASI adalah makanan utama untuk balita karena terdapat vitamin, zat besi, serta protein.

Karena itu, makanan padat untuk pendamping ASI namun tidak pengganti ASI. WHO mengajukan untuk pemberian ASI sampai pada balita sampai dengan berumur 2 tahun. Untuk usia sekarang, bayi hanya bisa makan sedikit makanan yang sudah lunak yang berikan di sebabkan oleh ukuran pada lambung balita kecil. Untuk memberi balita makan hanya dalam sekali sehari. Berikutnya, frekuensi dan ukuran pemberian MPASI dapat di naikan dengan perlahan dalam bulan akan datang.

 

Terapkan responsive feeding

Pemberian MPASI pada bayi dengan cara langsung dengan menyuapi bayi sampai ia dapat makan dengan sendiri namun tetap dalam pertolongan kita sebagai ibunya.

Lalu pastikan agar dapat melindungi pergerakan yang di lakukan saat sedang menyuapi balita makan.(Elfiza)