Cara Mengatasi Anak Rewel dan Cengeng

Pada usia 2 hingga 3 tahun, anak-anak lebih sering mengekspresikan emosinya dengan menangis. Namun, kebiasaan anak yang menangis setiap meminta atau menolak sesuatu justru membuatnya menjadi cengeng dan rewel.

Meski merupakan hal yang wajar, namun cukup membuat orang tua jadi kewalahan. Sehingga, terpaksa mengabulkan permintaan sang anak meski itu tidak baik untuk meredakan tangis dan rewelnya.

Padahal, dengan memenuhi semua keinginan anak justru akan membuat anak menjadi manja. Si kecil akan menjadi anak yang cengeng dan rewel ketika keinginannya tidak dipenuhi. Sebab itu, dibutuhkan cara yang benar dan tepat untuk mengatasi anak yang rewel dan cengeng agar tidak berdampak pada pertumbuhannya.

Kendati rewel dan cengeng merupakan hal yang wajar, namun sebaiknya Bunda tidak menyepelekannya. Sebaiknya, ketahuilah penyebab anak menjadi rewel dan cengeng.

Nah, momsharing.id telah merangkum beberapa cara untuk mengatasi anak yang rewel dan cengeng seperti berikut ini:

  1. Ketahui Penyebab Anak Jadi Rewel dan Cengeng

Rewel dan cengeng si kecil bisa disebabkan berbagai faktor, terutama terkait gangguan kesehatan secara fisik ataupun psikis.

 

Untuk mengatasi rewel dan cengeng anak, ada baiknya untuk Bunda mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Dengan begitu, Bunda dapat menentukan langkah atau cara yang benar dan tepat untuk mengatasi rewel dan cengeng dari si kecil.

 

  1. Tetap Tenang dan Jangan Emosi

Menghadapi anak yang rewel dan cengeng memang seringkali membuat kewalahan, sehingga lebih cepat emosi dan marah-marah terhadap si kecil. Namun, dengan marah-marah justru tidak akan menyelesaikan masalah dan justru membuat anak semakin menangis dan rewel.

Nah, sebab itu ada baiknya Bunda untuk tetap tenang dengan tidak menunjukkan reaksi apapun ketika anak rewel dan cengeng. Sebab, pada saat menangis anak cenderung sulit memahami ataupun mengerti dengan penjelasan Bunda.

Akan tetapi, mengabulkan permintaannya untuk meredakan rewel dan tangisnya adalah cara yang tepat. Sebab jika Bunda menuruti keinginannya, justru akan membuat si kecil merasa bahwa yang dilakukannya adalah sesuatu yang benar.

Untuk itu, Bunda harus banyak bersabar dan jangan cepat emosi. Karena, dengan marah-marah di depan anak justru akan membuatnya ketakutan dan menimbulkan trauma. Bunda, cukup memberinya pemahaman bahwa apa yang dia inginkan tersebut bukanlah hal yang baik.

 

  1. Alihkan Perhatian Si Kecil

Saat anak rewel dan cengeng terhadap sesuatu yang ia inginkan atau sebagai bentuk protes terhadap suatu hal, sebaiknya cobalah untuk mengalihkan perhatiannya pada hal yang ia sukai.

Misalnya, ketika anak minta es krim namun Bunda melarangnya karena kondisi kesehatannya yang menurun anak menjadi rewel dan cengeng. Nah, Bunda bisa mengganti es krim dengan buah kesukaannya sambil mengajaknya bermain di luar rumah.

 

  1. Beri Pelukan Ketika Si Kecil Rewel dan Cengeng

Ketika anak rewel dan cengeng, si kecil cenderung sulit untuk diajak berkomunikasi untuk mengetahui keinginannya.

Untuk itu, Bunda dapat memberinya pelukan untuk membuatnya lebih tenang dan nyaman. Saat rewel dan tangis si kecil mulai reda, ajak ia berkomunikasi dan beri pemahaman secara perlahan tentang hal yang baik dan tidak baik untuknya.

 

  1. Ajari Anak Cara yang Sehat untuk Meluapkan Emosi

Tahukah Bunda? Tidak semua anak rewel dan cengeng itu disebabkan oleh karakternya yang cenderung sensitif serta pemalu. Namun, terkadang anak-anak sulit untuk mengekspresikan keinginannya dan menutup diri dengan dunia luar. Hal ini dikarenakan anak masih belum mampu mengembangkan emosionalnya secara tepat dan sehat.

Untuk mengatasinya, Bunda bisa mengajari si kecil cara yang sehat dan tepat dalam meluapkan emosinya, ketika ia menginginkan sesuatu atau tidak menyukai suatu hal.

Caranya, Bunda dapat mengajaknya beraktivitas untuk mengembangkan kecerdasannya dan mengendalikan emosinya. Misalnya, dengan mengajaknya menggambar atau melakukan olahraga. Selain itu, sangat penting untuk Bunda mengetahui aktivitas yang disukai oleh si kecil sebagai alternatif untuk meluapkan emosinya.

 

  1. Tingkatkan Sosialisasi Anak

Anak yang rewel dan cengeng bukan berarti anak yang manja. Rewel dan cengeng anak bisa disebabkan kurangnya rasa percaya diri saat berinteraksi dan bersosialisasi saat bermain dengan teman-temannya.

Untuk meningkatkan sosialisasi dan kepercayaan diri si kecil, sebaiknya temani anak bermain bersama teman-temannya. Ajarkan ia cara berkenalan dengan teman-teman barunya. Dengan begitu, ia akan mudah mengekspresikan keinginannya tanpa rewel dan cengeng.(Yola)

 

Leave a Comment