Cara Mengatasi Anak Rewel Karena Cacar Air

Cacar air yang disebabkan infeksi virus varicella memang seringkali membuat anak menjadi rewel. Rewel pada anak yang terkena cacar air dikarenakan rasa gatal dari ruam merah berisi air di sekujur tubuhnya. Jika digaruk ruam pecah dan akan membuat bekas luka di kulit.

Adapun gejala cacar air adalah munculnya gelembung merah berisi cairan diikuti rasa gejala gatal yang membuat anak menjadi rewel. Dua hari sebelumnya, biasanya anak akan merasakan gejala demam, sakit kepala dan ruam kemerahan mulai dari area kepala, punggung hingga menyebar ke sekujur tubuh anak.

Kemudian, ruam merah tersebut akan berubah jadi bintil berisi cairan berbentuk serta tekstur yang mudah dikenali. Biasanya, gejala ini juga disertai sakit kepala dan nyeri otot.

Penularan cacar air sangat mudah, sehingga biasanya rentan terjadi pada anak-anak berusia di bawah usia 10 tahun. Penularan cacar air bisa terjadi melalui udara, terlebih lagi saat musim peralihan.

Cacar air memang bukanlah penyakit berbahaya, akan tetapi akan sangat tidak nyaman jika dialami oleh si kecil. Namun Bunda tidak perlu khawatir, karena seperti penyakit yang disebabkan virus, cacar air bisa sembuh sendiri atau self limiting disease.

Meski cacar air adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, peran Bunda sangat butuhkan untuk menciptakan rasa nyaman pada si kecil yang rewel pada masa penyembuhan. Selain itu, Bunda harus sangat memperhatikan si kecil agar tidak melukai dirinya karena menggaruk tubuhnya.

Nah, untuk mengatasi anak yang rewel dan kesakitan karena cacar air, Garuda Cyber Indonesia telah merangkum beberapa tips untuk membantu Bunda, seperti berikut ini:

  1. Cacar air biasanya akan membuat daya tahan tubuh si kecil menjadi menurun sehingga menjadi semakin rewel. Untuk itu, Bunda dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak dengan asupan makanan bergizi yang mengandung karbohidrat, lemak, protein yang disertai sayur dan buah-buahan.
  2. Pada beberapa kasus, cacar air juga menyebabkan lesi atau luka cacar di dalam mulut. Sehingga, anak menjadi rewel karena sulit makan, bahkan menolak untuk makan. Untuk mengatasinya, Bunda bisa memberikan makanan yang lembut dan lunak, misalnya nasi lunak dengan kuah sup sayur atau daging, dan bubur tim.
  3. Ketika anak mengalami demam, pastikan bahwa asupan minumnya tetap terjaga dengan mengkonsumsi air putih.
  4. Bunda, sebaiknya selalu periksa suhu tubuh anak setiap 4 jam sekali menggunakan termometer. Jika suhu tubuh si kecil naik atau di atas 37, 5 derajat celcius, sebaiknya berikan obat penurun panas, seperti parasetamol atau astaminofen.
  5. Seringkali anak merasa rewel karena tidak nyaman dengan tubuhnya yang gatal. Sebab itu, tetap jaga tubuh anak tetap bersih meski terkena cacar air dengan mandi. Ketika daya tahan tubuh anak menurun dan tidak mandi, kuman akan mudah masuk ke tubuhnya karena kebersihan kulit si kecil yang tidak terjaga secara baik. Akibatnya, anak akan rentan terkena infeksi tambahan, misalnya muncul nanah di benjolan cacar air tersebut.
  1. Setelah mandi, hindari menggosok tubuh anak. Cukup keringkan tubuh anak dengan menepuk-nepuk menggunakan handuk yang bersih. Hal ini menghindari terjadinya iritasi pada kulit si kecil yang menyebabkan infeksi baru.
  2. Jika anak rewel dan menangis karena merasakan teramat sangat gatal, redakan rasa gatal dan tangisnya dengan lotion anti gatal di area gatal tersebut. Namun, pilihlah lotion anti gatal yang mengandung calamine.
  3. Jika sudah tidak rewel lagi, ingatkan anak untuk tidak menggaruk luka cacarnya. Hal ini untuk menghindari munculnya infeksi sekunder yang memperparah infeksi di kulit dan supaya tidak ada bekas cacar di kulit si kecil.

 

Perawatan dengan baik pada anak yang terkena cacar air yang dilakukan oleh Bunda sendiri, akan meredakan rewel anak dan membuat si kecil selalu merasa nyaman. Selain itu, asupan makanan sehat dan bergizi juga akan membantu mengembalikan dan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil.

Bunda, sebaiknya ajari dan selalu ingatkan si kecil untuk mencuci tangan dengan sabun dan membasuhnya menggunakan air yang mengalir. Upaya ini dilakukan sebagai pencegahan dari penyakit apapun.(Yolaristania Vidiani)

 

Leave a Comment