Cara Mengatasi Anak Rewel Saat Disapih

Menyapih anak merupakan waktu ketika anak mulai berhenti menyusu ASI dan beralih pada makanan padat. Optimalnya, waktu yang direkomendasikan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi adalah selama enam bulan. Namun pada umumnya, ibu menyusui bayi hingga berusia dua tahun dan dilanjutkan pada tahap menyapih.

Namun pada prosesnya, sapih ASI menjadi proses yang berat untuk Bunda dan si kecil, karena secara psikologis serta ketertarikan emosional. Sehingga akan banyak drama yang harus dilalui sang Bunda, mulai dari rewel, menangis, raut muka sedih si kecil hingga tak jarang anak mengalami demam.

Hal ini tentu membuat Bunda stres, terlebih lagi ketika menidurkan anak karena sebelumnya harus disusui dahulu. Akan tetapi, menyapih sebenarnya juga membantu agar si kecil mulai belajar disiplin dan mandiri.

Agar anak tidak rewel saat disapih, sebaiknya fokus pada kenyamanan si kecil dan Bunda sendiri. Selain itu, mom sharing telah merangkum beberapa cara untuk mengatasi rewel anak saat disapih, seperti berikut ini:

  1. Usahakan Anak Disapih Saat Siang Hari

Biasanya, anak menyusu pada pagi dan malam hari. Untuk itu, mulailah menyapih anak secara perlahan dan dimulai pada siang hari agar anak tidak terlalu rewel dan tetap nyaman.

Pada siang hari, Bunda dapat menggantikan ASI dengan makanan padat dan tetap memberi ASI di malam hari.

 

  1. Beri Pengertian pada Si Kecil

Saat Bunda melarang si kecil untuk minum ASI, seringkali anak akan memberi penolakan sehingga lebih rewel karena merasa tidak nyaman.

Untuk itu, Bunda perlu memberi pengertian pada si kecil bahwa ia akan tetap nyaman meski tidak lagi minum ASI. Selain itu, beri pemahaman bahwa kasih sayang orang tuanya tidak akan berkurang meski ia tidak lagi minum ASI.

Agar anak tidak rewel dan menolak saat disapih, sebaiknya luangkan waktu banyak untuk lebih dekat dengan si kecil. Misalnya mengajak anak bermain dan menemaninya hingga tertidur tanpa menyusui terlebih dahulu seperti sebelumnya.

 

  1. Tidurkan Anak Tanpa Disusui Secara Bertahap

Biasanya anak akan rewel dan menangis ketika tidur tanpa disusui. Namun, Bunda dapat menyapih saat malam hari ketika sudah waktunya tidur tanpa adanya tangis dan rewel si kecil.

Caranya, Bunda bisa menciptakan suasana sebelum tidur yang menyenangkan untuk si kecil. Misalnya, membacakan buku favoritnya seperti dongeng pilihannya atau mendengarkan musik dan bernyanyi untuknya.

Namun demikian, tetaplah berikan pelukan dan belaian agar si kecil tetap nyaman hingga tertidur.

 

  1. Ganti ASI dengan Minuman Favorit Si Kecil

Sebenarnya, menyapih lebih mudah saat si kecil berusia 1,5 tahun. Namun, saat proses menyapih biasanya anak akan rewel karena mendapat penolakan ketika hendak minum ASI.

Untuk mengatasi rewel si kecil, Bunda bisa menggantikan ASI dengan minuman favoritnya. Selain susu balita, Bunda juga bisa mengganti ASI dengan aneka jus buah yang menjadi favoritnya. Setelah menikmati minuman favoritnya, si kecil akan lupa dengan ASI.

 

  1. Beri Pengertian Secara Persuasif

Agar anak tidak rewel saat disapih, Bunda bisa memberi pengertian secara persuasif. Karena umumnya, anak yang berusia 2 tahun sudah bisa berkomunikasi dan diajak untuk berdiskusi.

Bunda bisa memberi pengertian kepada anak, bahwa ia sudah besar dan bisa minum menggunakan gelas seperti orang dewasa sehingga tidak minum ASI lagi.

Jika anak tetap rewel dan menolak, Bunda bisa mengajarkan dan membiasakan si kecil minum di gelas dengan mengajaknya minum dan makan bersama. Dengan begitu, si kecil menjadi lebih mudah saat disapih dan tidak rewel lagi.

Demikian cara mengatasi rewel si kecil saat disapih. Namun yang terpenting, sebaiknya terapkan secara bertahap tetapi konsisten. Misalnya, dengan menyapih di siang hari dan tetap memberi ASI di malam hari atau sebaliknya.

Karena, dengan menyapih secara bertahap akan bermanfaat untuk Bunda dan si kecil. Sebab, kurangnya frekuensi menyusui yang secara perlahan akan menurunkan produksi ASI secara bertahap. Sehingga, Bunda akan terhindar dari risiko payudara nyeri dan bengkak.

Selain itu, mulailah ajari anak untuk makan makanan padat yang bergizi di sertai sayur dan buah.(Yolaristania Vidiani)

About The Author

Reply