Bayi Cegukan Setelah Menyusu

Apakah anda pernah melihat bayi cegukan setelah minum susu? Bayi cegukan setelah menyusu memang sudah banyak terjadi bahkan tidak asing lagi. Banyak orang tua menganggap hal tersebut hanya biasa saja. Di dalam medis, cegukan ini biasanya disebut Singultus tau Hiccups. Kondisi ini terjadi ketika Diafragma perut mengalami sebuah kontraksi sehingga dapat mengakibatkan pita suara akan tertutup. Cegukan ini disebabkan masuknya udara secara berlebihan atau juga dapat terjadi tersedak ketika maka ataupun minum. Biasanya cegukan ini hilang dengan sendirinya.

Selain itu juga, bayi cegukan ini bisa disebabkan dari beberapa faktor, antara lain :

  • Cuaca yang sangat dingin

Cuaca ini adalah penyebab pertama setelah menyusu sehingga dapat menyebabkan cegukan pada bayi. Jika suhu tidak dingin atau menurun maka otomatis bayi tersebut akan menggigil. Hal tersebut bisa memicu cegukan. Untuk itu, cara menghindarinya yaitu dengan cara menggunakan pakaian yang tebal ketika musim dingin. Selain itu, jangan memandikan bayi menggunakan air dingin.

  • Posisi menyusui kurang tepat

Posisi menyusui kurang tepat juga dapat memicu cegukan pada bayi. Maka dari itu, ketika menyusu harus posisi sedikit duduk dan tubuh bayi sejajar dengan lengan. Puting susu harus masuk ke dalam mulut. Apabila puting tidak masuk sepenuhnya ke dalam mulut bayi maka akan menimbulkan cegukan.

  • Menghisap gas udara secara berlebihan

Apabila bayi menyusu menggunakan botol, terkadang ada gelembung-gelembung yang masuk ke dalam mulut. Jika bayi sering menghisap tanpa bersendawa maka gelembung tersebut mengumpul di dalam perut sehingga bisa terjadi kembung dan cegukan. Setelah menyusu seharusnya menepuk secara pelan-pelan di bagian punggungnya agar bayi tersebut bersendawa.

  • Memberi ASI sebelum terlalu sering

ASI ini memang sangat bermanfaat bagi tubuh bayi. ASI ini bisa membantu organ-organ tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan merangsang saraf motorik. Akan tetapi, pemberian ASI memberi ASI pada bayi tidak boleh secara berlebihan. Karena menurut penelitian ASI yang diberikan kepada bayi secara berlebihan akan bisa memicu cegukan dan menyebabkan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, member ASI pada bayi harus sesuai dengan anjuran dari Dokter. Pada umumnya, memberi ASI pada bayi harus diberikan 2-3 jam sekali.

  • Bayi kekenyangan

Kekenyangan ini juga dapat memicu cegukan pada bayi. Maka dari itu, hindarilah memberi susu pada bayi secara berlebihan.

  • Kondisi bayi yang stress

Pasti banyak yang tidak mengetahui bahwa bayi juga bisa stress. Pada umumnya bayi stres ini di awali dengan rewel, murung dan juga gelisah.  Stres pada bayi disebabkan karena rasa lapar, tidak nyaman atau juga tubuhnya terasa sakit.

  • Gangguan asam lambung

Jika cegukan nya sangat lama dan disertai dengan rewel dan juga menangis. Selain itu juga, bayi sulit tidur, muntah dan nafsu makan hilang. Kemungkinan besar bayi tersebut mengalami asam lambung sehingga dapat menyebabkan cegukan.

  • Lubang dot kebesaran

Jika lubang dot kebesaran, maka hal tersebut bisa menyebabkan cegukan pada bayi. Karena dot yang besar akan masuk udara-udara sehingga menyebabkan cegukan.(Ririn)

Leave a Comment