Sudah Mendekati Hpl Tapi Belum Ada Tanda Melahirkan

HPL ini pada umumnya merupakan tanggal ketika usia kehamilan tepat pada 40 hari. Akan tetapi, tidak semua orang yang hamil akan melahirkan sesuai dengan hari perkiraan lahir. Melahirkan normal dapat terjadi kapan saja ketika usia kandungan sudah cukup bulan.

Jika setelah 40 minggu belum juga ada tanda-tanda untuk melahirkan atau rasa ingin melahirkan, maka terdapat beberapa kemungkinan yang dapat dilakukan, diantaranya yaitu dilakukan induksi maupun operasi Caesar. Selain hal tersebut dilakukan, Dokter juga menunggu selam 42 minggu untuk melahirkan normal, jika setelah 42 minggu juga belum terdapat tanda-tanda melahirkan, maka akan dilakukan induksi ataupun operasi Caesar. Karena jika setelah 42 minggu belum juga ingin melahirkan, maka hal tersebut sangat berbahaya bagi janin. Pada umumnya, kondisi Plasenta akan mulai rusak sehingga dapat menyebabkan janin akan  kekurangan Oksigen, air ketuban akan menyusut dan ukuran janin terlalu besar. Maka dari itu, harus tetap tenang dengan Induksi persalinan. Yang terpenting yaitu harus melakukan control secara rutin. Selain itu, ibu hamil juga bisa melakukan aktivitas fisik.

Pada saat ibu hamil sudah mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL), tetapi masih belum ada rasa atau pun tanda-tanda melahirkan. Hal itu membuat para ibu hamil menjadi gelisah dan sebagian diantara ibu hamil ini berpikiran bahwa salah satu agar melahirkan yaitu dilakukan Induksi atau Operasi (Caesar).

Hal tersebut akan membuat para ibu hamil kepikiran karena harus diinduksi. Akan tetapi, ada beberapa teknik Induksi alam yang aman dan dapat dilakukan di rumah, antara lain :

Jalan Kaki di sekitar Kompleks rumah

Jalan kaki ini sangat bermanfaat bagi Ibu yang sedang hamil, salah satunya seperti dapat memacu kerja jantung sehingga aliran darah ke janin akan lebih baik. Selain itu juga dapat memperkuat otot-otot, mengurangi kaki bengkak, mengurangi stress serta dapat mengontrol berat badan.

Melakukan Hubungan Seksual

Ini merupakan cara yang paling baik untuk dilakukan setelah lewat masa Hari Perkiraan Lahir (HPL), dikarenakan Hormon Prostaglandin pada Sperma pria akan melembutkan mulut di bagian rahim sehingga bisa membantu proses persalinan.

Senam Hamil atau Yoga

Dengan melakukan senam hamil atau pun Yoga bisa membuat kepala janin akan masuk ke jalan lahir.

Stimulasi Payudara

Stimulasi Payudara yang intensif bisa mendorong kelenjar untuk melepaskan Oksitosin yang dapat memicu kontraksi.

Pijat Oksitosin

Oksitosin merupakan hormon cinta yang bisa berpengaruh pada proses persalinan. Jika susah melakukannya sendiri, mintalah bantuan kepada suami untuk memijatnya.

Konsumsi Kurma

Walaupun medis belum membuktikan bahwa kurma bisa berpengaruh terhadap persalinan. Akan tetapi, kurma ini dipercaya sebagai makanan yang bisa meningkatkan Hormon. Kurma ini banyak mengandung vitamin, mineral dan juga serat sehingga bisa mencukupi kebutuhan pada ibu hamil.

Jika teknik-teknik tersebut sudah dilakukan, tetapi tidak juga mengeluarkan tanda-tanda melahirkan, maka harus terpaksa juga melakukan Induksi melalui infus ataupun melakukan operasi Caesar. Akan tetapi, banyak ibu hamil yang melakukan operasi karena didasari dengan rasa takut.(Ririn)

 

 

About The Author

Reply