Cara Mengatasi Anak Rewel Tumbuh Gigi

Mom Sharing – Ketika anak tumbuh gigi untuk pertama kali tentu menjadi saat-saat berharga yang paling ditunggu-tunggu orang tua. Tapi tahukah Bunda? Gigi sudah mulai terbentuk serta berkembang di dalam gusi ketika si kecil masih dalam kandungan.

Sebab itu, bakal gigi bisa muncul ketika si kecil masih berusia tiga bulan, bahkan ada pula yang sudah terlihat saat baru lahir. Akan tetapi, pada umumnya gigi pertama pada anak akan tampak saat sudah berusia 6 bulan. Biasanya, gigi pertama kali yang tumbuh adalah dua gigi bawah paling depan, kemudian diikuti gigi atas paling depan. Nah, gigi si kecil akan lengkap secara keseluruhan saat ia berusia 3 tahun.

Secara umum, anak-anak yang akan tumbuh gigi untuk pertama kalinya akan mengalami ciri-ciri, yakni lebih banyak mengeluarkan air liur, tidak mau makan atau sulit tidur dengan nyenyak, suka menggigit benda yang dipegangnya, dan lebih rewel karena bengkak atau nyeri pada gusi.

 

Namun, proses tumbuh gigi pertama si kecil juga seringkali menjadi saat-saat meresahkan bagi anak. Hal yang sering terjadi, anak menjadi rewel karena merasa sakit dan gatal pada gusi. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan dan membuat Bunda kewalahan untuk meredakan rewel si kecil yang merasa tidak nyaman.

 

Bunda, tidak perlu khawatir lagi jika si kecil lebih rewel ketika proses pertumbuhan gigi pertamanya. Garuda Cyber Indonesia telah merangkum beberapa cara untuk mengatasi anak yang rewel karena tumbuh gigi, berikut ini:

  1. Beri Cemilan Sehat

Saat tumbuh gigi, anak sering memasukkan dan menggigit benda-benda yang di genggamnya. Hal ini tentu mengkhawatirkan, karena benda-benda tersebut tidak belum tentu bersih.

Untuk menggantikannya, Bunda bisa memberikan si kecil cemilan sehat. Misalnya, potongan buah yang dipotong dengan menyesuaikan genggaman si kecil. Namun, hindari memberi makanan mengandung gula seperti cokelat atau permen serta tetap awasi untuk menghindari si kecil tersedak.

  1. Teether atau Mainan Gigi

Saat tumbuh gigi untuk pertama kalinya, anak memang akan cenderung lebih rewel dari biasanya dikarenakan tidak nyaman akibat rasa gatal pada gusi.

Untuk meredakannya, Bunda dapat menggunakan teether atau mainan gigi. Teether berbentuk lingkaran, sehingga mudah untuk digenggam si kecil dan aman dimasukkan ke mulut, namun kebersihannya harus terjaga.

Namun, beberapa teether harus didinginkan dahulu di lemari pendingin untuk kemudian dapat digunakan sebagai pereda rasa gatal pada gusi si kecil. Tapi, sebaiknya jangan dinginkan teether di freezer karena dikhawatirkan akan membahayakan bagi gusi si kecil.

Teether sebenarnya tersedia dengan banyak bentuk dan bahan serta merek. Bunda harus memastikan bahwa Teether yang digunakan si kecil terbuat dari bahan yang aman. Selain teether, Bunda dapat menggunakan kain flanel bersih yang didinginkan.

 

  1. Tenangkan Melalui Sentuhan

Selain memijat atau memberi rasa nyaman pada gusi si kecil yang tengah rewel karena tumbuh gigi, sentuhan Bunda juga dapat memberi ketenangan, misalnya dengan memberinya pelukan.

 

Sebab, sentuhan atau pelukan dapat merangsang hormon oksitosin yang dapat memberi kenyamanan pada si kecil. Sehingga, rewel si kecil akan reda dengan sendirinya.

  1. Minuman Dingin Bebas Gula

Untuk meredakan gatal atau nyeri yang membuat si kecil rewel, Bunda dapat memberikan minuman dingin yang tidak mengandung gula untuk anak yang berusia enam bulan ke atas. Namun, pastikan minuman yang Bunda berikan tidak terlalu dingin.

 

  1. Redakan Nyeri dengan Usapan di Gusi

Rasa gatal atau nyeri saat tumbuh gigi pertama, memang membuat si kecil tidak nyaman sehingga jadi lebih rewel dan kehilangan nafsu makan.

Untuk memberikan rasa nyaman, Bunda dapat mengusap gusi si kecil menggunakan jari atau kain flanel kecil yang sudah bersih. Caranya, cukup pijat atau menekan-nekan gusi dengan ringan dan pelan pada gusi si kecil yang cenderung memerah.

Bunda, saat si kecil yang tumbuh gigi akan mengeluarkan liur lebih banyak sehingga sebaiknya sering-sering untuk mengelap wajahnya, terutama di area mulut dan dagu menggunakan kain lembut yang sudah dibasahi. Hal ini untuk menghindari munculnya ruam kulit yang disebabkan air liur.(Yola)

 

About The Author

Reply