Doa Anak Sering Rewel

Bunda, Si Kecil rewel dan sering menangis tanpa sebab? Kondisi ini tentu membuat Bunda kebingungan bukan? Namun, Bunda jangan panik karena hal ini wajar terjadi pada masa pertumbuhan.

Memang, menghadapi anak yang rewel menjadi tantangan tersendiri dalam proses membesarkan anak. Terlebih bagi orang tua baru, Bunda akan banyak mendapatkan kejutan salah satunya bahasa Si Kecil yang sering ditunjukkan dengan bentuk rewelnya.

Sebab, menangis menjadi cara bagi Si Kecil untuk berkomunikasi untuk menyampaikan keinginannya. Tak jarang pula, rewelnya Si Kecil menandakan bahwa kondisi sedang tidak baik, biasanya berhubungan masalah kesehatan.

Artinya, tangisan dan rewelnya Si Kecil menandakan bahwa ia membutuhkan sesuatu yang harus segera dipenuhi. Seperti saat anak lapar atau merasa tidak nyaman dengan popoknya. Namun terkadang, anak bayi baru lahir yang rewel juga disebabkan oleh prosesnya dalam beradaptasi dengan lingkungan.

Bunda hanya harus memahami tangisan dan rewel anak sesuai dengan kebutuhannya, seperti ketika ia lapar, haus, lelah, mengantuk, atau kesakitan. Dengan memahami kebutuhan anak, akan menjadi mudah bagi Bunda untuk mengatasi rewelnya dan dapat dengan segera membantu memenuhi kebutuhannya dengan segera.

Saat anak rewel karena kelaparan, anak akan menangis hingga sulit dihentikan. Terkadang, anak akan menangis sambil menendang-nendangkan kakinya ke udara dan menghisap jemarinya yang mungil.

Namun ketika anak tidak nyaman karena suatu hal, anak akan menangis dengan intensitas yang meningkat. Banyak hal yang membuat anak tidak nyaman, misalnya dikarenakan popoknya yang sudah basah atau merasa gerah.

Akan tetapi saat Si Kecil merasa tidak dalam kondisi yang sehat, anak akan cenderung lebih rewel dan menangis berkepanjangan dengan suara yang lemah serta sulit untuk ditenangkan.

Namun, tak jarang banyak Bunda yang panik dan tidak tahu harus berbuat apa untuk meredakan rewel anak, terutama pada orang tua baru.

Nah, pernahkah Bunda melihat video menayangkan seorang anak yang rewel dan menangis tanpa henti seketika lebih tenang ketika dibacakan lantunan doa atau ayat-ayat Alquran?

Dalam Islam, salah satu cara untuk menenangkan rewel dan tangisan tak henti dari Si Kecil adalah dengan memberikan rangkaian doa. Dan tahukah Bunda? Ayat suci Alquran mampu menenangkan seseorang, terutama pada Si Kecil.

Untuk itu, Mom Sharing  telah merangkum doa yang bisa Bunda gunakan untuk menenangkan rewel dan tangisan anak seperti berikut ini:

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

 

Bismillâhilladzî lâ yadlurru ma’a ismihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ`i wa huwas sami’ul ‘alim

 

 Yang artinya: “Dengan menyebut asma Allah, Dzat yang dengan asma-Nya, tidak akan bisa membahayakan apapun yang ada di bumi dan langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Doa ini diambil berdasarkan karya Muhyidin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al Muntakhabah min Kalami Kalaami Sayyid al-Abrar.

 Keutamaan doa tersebut, yakni mampu memberikan ketenangan dan membuat anak lebih nyaman. Bunda bisa membacakan doa ini sebanyak tiga kali kepada Si Kecil ketika kesulitan meredakan rewel dan tangisannya.

 Selain itu, Bunda juga bisa membacakan ayat Alquran yang diambil dari Surah At Takwiir: 20 berikut ini:

Dzii quwwatiin ‘inda dzil’arsyi

Artinya: “Yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan Tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy.”

 Kemudian, Bunda juga dapat melanjutkannya dengan lantunan Alquran Surah Al-Buruj ayat 20-22, berikut ini:

Wallahu min waraa-ihim muhith. Bal huwa quraanum-majid. Fii lawhim-mahfuszh

Artinya: “Padahal Allah mengepung mereka dari belakang meraka bahkan yang didustakan meraka itu adalah Alquran yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.”

 Rangkaian doa-doa di atas dapat Bunda gunakan untuk menenangkan tangisan dan rewel Si Kecil. Namun terlebih dahulu, sangat penting untuk Bunda memahami tangisan anak.

Dengan memahami tangisan dan rewelnya anak, Bunda akan dengan mudah mengerti keinginan atau apapun yang dirasakan anak sehingga membuat tidak merasa nyaman.

Yang terpenting, selalu berikan anak pelukan ketika ia menangis. Sebab, kontak fisik antara Bunda dan Si Kecil mampu melepas hormon yang membuat anak menjadi lebih tenang dan nyaman.(Yola)

 

About The Author

Reply