Bahaya Anak-Anak Sering Main Hp

Mom Sharing – Gadget, saat ini menjadi benda yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia dalam kesehariannya. Melalui gadget, manusia dapat mengetahui dan memperoleh informasi secara cepat.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga sudah mengenal dan menggunakan gadget. Padahal, dampak penggunaan gadget pada anak-anak dapat menimbulkan masalah yang membahayakan.

Meski sudah mengetahuinya, tak jarang para orangtua membiarkan anak-anaknya bermain gadget, seperti Hp agar ia berhenti menangis dan tidak rewel. Bahkan, beberapa orangtua memberikan hak pada anak-anaknya yang masih berusia di bawah 12 tahun untuk memiliki Hp sendiri.

Menurut Akademi Dokter Anak Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak Kanada, anak berusia 0-2 tahun sama sekali tidak diperbolehkan terpapar teknologi, termasuk Hp. Sedangkan untuk anak berusia 3-5 tahun, penggunaan teknologi dibatasi hanya satu jam per hari. Sementara untuk anak yang sudah berusia 6-18 tahun, anaknya hanya perbolehkan menggunakan teknologi hingga 2 jam per hari.

Dampak serius yang ditimbulkan ketika anak-anak sering main Hp dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalnya. Selain itu, internet yang sudah melengkapi Hp untuk mengakses segala bentuk informasi maupun hiburan juga membahayakan bagi anak-anak.

Selain itu, apa saja bahaya yang mengintai anak-anak jika sering bermain Hp? Berikut ini merupakan beberapa bahaya bagi anak-anak yang sering bermain Hp seperti yang sudah dirangkum Garuda Cyber Indonesia, berikut ini:

 

  1. Pengaruhi Pertumbuhan Otak

Pertumbuhan otak anak secara cepat berlangsung pada usia 0-2 tahun hingga berusia 21 tahun. Sejak dini, perkembangan otak anak sudah distimulasi oleh lingkungan.

Namun, stimulasi yang berlebih dari penggunaan gadget, termasuk Hp akan membuat perkembangan otak anak terganggu. Seperti keterlambatan kognitif, tantrum, gangguan proses belajar, meningkatkan sifat impulsif, hingga mampu menurunkan kemampuan mandiri pada anak.

 

  1. Terlambat Tumbuh Kembang

Penggunaan gadget, termasuk terlalu sering bermain Hp pada anak juga menyebabkan gerak fisiknya terbatas. Kondisi ini mempengaruhi tumbuh kembang pada fisik anak terlambat.

Selain itu, paparan teknologi yang terjadi sejak dini dapat mempengaruhi prestasi akademik dan kemampuan literasi anak secara negatif.

 

  1. Kegemukan atau Obesitas

Tahukah Bunda? Pemasangan elektronik dan kebebasan dalam mengakses, termasuk Hp bisa meningkatkan risiko kegemukan atau obesitas hingga 30%.

Jika anak telah menderita obesitas, maka akan berisiko pula mengalami diabetes bahkan serangan jantung atau stroke dini, hingga usia harapan hidup rendah.

 

  1. Kurang Tidur

Penggunaan teknologi, termasuk Hp tanpa pengawasan orangtua akan menyebabkan anak-anak kurang tidur. Padahal, tidur yang cukup akan membantu otak berkembang dengan baik.

Sebab itu, anak sangat membutuhkan tidur yang cukup. Jika kurang tidur, maka akan berdampak buruk pada prestasi anak di sekolah.

 

  1. Kelainan Mental

Selain mengganggu pertumbuhan serta perkembangan fisik, bermain Hp yang terlalu sering juga dapat mempengaruhi mental anak.

Menurut penelitian di Bristol University pada 2010, bermain Hp dapat bisa meningkatkan risiko gangguan kecemasan, depresi, autisme, kurang atensi, psikosis kelainan bipolar, dan menyebabkan perilaku bermasalah lainnya pada anak.

 

  1. Pikun Digital

Sering bermain Hp membuat anak tidak fokus pada satu hal, bahkan mudah berganti fokus. Kondisi ini dapat menyebabkan kemampuan memori dan konsentrasi pada anak menurun. Akibatnya, anak menjadi sulit memusatkan perhatiannya.

Hal ini dapat menyebabkan anak-anak pikun digital. Selain itu, terlalu banyak terpapar teknologi menyebabkan anak sulit belajar.

 

  1. Ketergantungan atau Kecanduan

Teknologi, termasuk Hp mampu membuat anak ketergantungan atau kecanduan. Jika tidak bermain Hp, anak akan cenderung tidak bersemangat.

Ketergantungan atau kecanduan terhadap Hp juga menyebabkan ikatan anak dan orangtua menjadi merenggang, karena anak terlalu sering menghabiskan waktu bermain dan mengakses media sosial melalui Hp.

 

  1. Risiko Radiasi Emisi

Pada Mei tahun 2011, WHO menyertakan gadget, termasuk Hp ke dalam kategori Risiko 2B, yakni risiko yang memungkinkan penyebab kanker. Hal ini disebabkan oleh radiasi dari Hp atau gadget lainnya yang tidak menggunakan kabel.

Pada 2011 pula, James McNamee di Lembaga Kesehatan Kanada mengeluarkan peringatan bahwa dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi. Sebab, anak-anak masih mengalami perkembangan pada otak dan sistem imun.(Yola)

About The Author

Reply