Apa saja kesalahan orang tua dalam mendidik anak?

Apa saja kesalahan orang tua dalam mendidik anak

Mom Sharing –  Dalam mendidik anak, seringkali orang tua memiliki kesalahan sehingga tanpa disadari ketika mendidik anak. Terkadang bisa jadi karena khawatir, sayangnya hal tersebut bukan lah memiliki dampak yang baik kepada tumbuh kembang dan masa depan anak.

Namun kesalahan apa saja yang dilakukan orang tua ketika mendidik anak? Berikut ini adalah kesalahan orang tua dalam mendidik anak:

  1. Selalu beranggapan aman

Terkadang kebanyakan orang tua melarang anak dan berkata “jangan” ketika anak mulai melakukan sesuatu. Larangan tersebut bisa membuat anak menjadi nekat dan timbul sebuah kesalahan-kesalahan tidak diinginkan yang telah di perbuatnya. Sehingga mengakibatkan anak nekat melakukan sesuatu tanpa diketahui orang tua.

  1. Mengambil alih tugas-tugas sekolah anak

Orang tua terkadang tidak memiliki rasa kesabaran dan keinginan untuk mencari aman, orang tua mengambil alih tugas pekerjaan rumah (PR) sehingga tanpa disadari anak tidak akan belajar mandiri. Hal yang harus dilakukan orang tua seharusnya yaitu mendidik anak dan melatihnya agar mandiri ketika menyelesaikan tugas yang diberikan gurunya.

  1. Terlalu berharap terhadap prestasi anak

Kebanyakan orang tua yang terlalu berharap terhadap prestasi yang tidak mampu dimiliki oleh anak. Terlalu mengharapkan anak yang masih Sekolah Dasar (SD) mampu untuk menghafal pelajaran yang dipelajarinya dan juga dipaksa untuk mendapatkan juara kelas. Hal tersebut adalah kekeliruan orang tua terhadap anak, sehingga orang tua terlalu mendiktekan masa depan dan cita-cita yang henda di capai anak menjadi gagal di usia dini.

Terlalu berharap akan membuat anak terlalu tertekan sehingga tidak memiliki rasa percaya diri dan memiliki rasa takut. Yang seharusnya orang tua lakukan yaitu mendukung bakat anak ketika mereka gagal dalam sebuah prestasi dan menyemangatinya.

  1. Menitipkan anak kepada orang lain

Kebanyakan anak yang kurang kasih sayang dan saling berbagi informasi kepada kedua orang tua, karena dengan mudahnya orang tua menyerahkan anaknya dengan orang lain atau dengan pengasuh di rumahnya. Seolah-olah perilaku dan sifat anak akan sama dengan pengasuhnya,  ketidakpedulian ini orang tua hanya fokus terhadap pekerjaanya tanpa meluangkan waktu untuk anak-anaknya. Rasa ketidakpedulian ini bisa mengakibatkan anak menjadi berontak dan juga broken home, tentunya hal tersebut adalah sesuatu yang tidak diinginkan.

  1. Memberi contoh yang salah atau buruk terhadap anak

Kebanyakan orang tua yang salah memberikan contoh perilaku yang baik terhadap anak. Sehingga kebiasaan yang sering di praktekan ke anak yaitu, merokok di depan anak, mengkonsumsi minuman alkohol, berbohong, berkata kasar yang tidak sewajarnya di dengarkan oleh anak, memakai obat-obatan terlarang dan membiarkan obat tersebut di dalam rumah, semua kebiasaan tersebut sering terjadi di lingkungan rumah anda. Kebiasaan tersebut lebih baik tidak di praktekkan dan di ajarkan kepada anak.

  1. Melakukan kekerasan fisik

Jika anak memberontak kepada kedua orang tua, itu semua bukanlah terjadi akibat kesalahan mereka. Yang mengakibatkan orang tua tersebut terlalu kasar dan terkadang melakukan kekerasan fisik terhadap anak-anaknya. Jika ingin melakukan sebuah tindakan orang tua harus memikir diri terlebih dahulu sebelum bertindak.

  1. Menuruti semua kemauan anak

Kejadian ini sering dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya, salah satunya terlalu memanjakannya dari kecil hingga usianya beranjak dewasa. Biasanya kejadian ini ketika anak menginginkan sesuatu dan jika tidak dituruti ia akan berontak dan menangis keras, lalu dengan tindakan tersebut orang tua akan menuruti kemauannya. Dan terus menerus dilakukan oleh anak agar kemauannya selalu dituruti. Jika hal ini terus terjadi maka akan terjadi dampak buruk untuk masa depan anak nanti, dikarenakan anak tidak mandiri dan selalu bergantungan kepada orang tua.(Nanda)

About The Author

Reply