Mengahadapi anak pemarah dan egois

Mom Sharing – Setiap manusia di anugerahi sebuah kemampuan yaitu berbagai macam rasa perasaan seperti pemarah, senang, bahagia, emosi, sedih. Dari semua perasaan tersebut yang sering dialami oleh setiap manusia. Jika tidak berlebihan setiap perasaan tersebut. Salah satu perasaan yang akan dibahas yaiu pemarah hal tersebut yang sering dialami oleh dialami oleh manusiawi. Akan tetapi dengan memiliki perasaan marah manusia biasa tidak mudah untuk mengontrol rasa emosi yang telah dirasakannya, sehingga hal tersebut akan membuat orang lebih mengalami sifat yang emosional yang tinggi.

Memiliki rasa marah adalah hak dari setiap orang untuk mengungkapkan salah satu perasaannya yang terpendam, akan tetapi dengan perasaan tersebut telah dijadikan suatu kebiasaan. Orang yang sering mengalami rasa marah biasanya tidak disukai oleh kebanyakan orang. Karena sifat tersebut akan membuat manusia egois. Rasa marah akan di alami oleh setiap manusia begitu juga dengan anak yang sering mengalami rasa marah, terkadang rasa marah mereka timbul akibat oleh rasa ingin tahu yang tidak terjawab oleh kedua orangtua, keinginan yang tidak di turuti, dan bisa juga tidak mau mengalah dengan satu sama lainnya atau disebut dengan pertengkaran antara adik beradik kandung dan teman mainnya.

Bagaimana mengahadapi anak pemarah?

Anak yang mudah marah biasanya sering dijumpai, pada umumnya dil ingkungan dan kehidupan sehari-hari. Menghadapi anak pemarah itu tidak mudah karena anda akan harus berhati-hati dan melakukan dengan cara perlahan untuk menenangkannya. Jika hal tersebut tidak dilakukan dengan cara yang berhati-hati anda akan terpancing dengan rasa yang sama dialaminya, akan menimbulkan rasa sama-sama marah dan suasana tentunya akan menjadi buruk.

Berikut ini adalah cara menghadapi anak pemarah dan egois:

  1. Berusaha untuk tenang dan diam

Ketika anak tersebut sedang meluangkan rasa kemarahannya, dan telah mengusahakan untuk menunjukkan rasa kemarahannya terhadap orang lain. Usaha yang harus yang harus dilakukan oleh orang tua yaitu menenangkan anak dengan cara yang berhati-hati atau perlahan, jangan bertindak dan menanggapi hal lain. Diam dan tenang adalah cara yang paling baik. Hal yang sangat diperhatikan yaitu bahasa tubuh karena dengan itu anda tidak akan memancarkan rasa yang terlalu agresif.

 

  1. Tunjukkan kesabaran

Dengan menujukkan rasa kesabaran orang tua terhadap anak akan merendahkan rasa egois. Tidak ada gunanya jika anak egois anda akan ikut terpancing, mengahadapi anak egois memerlukan rasa kesabaran yang penuh.

 

  1. Biarkan anak berbicara

Membiarkan anak berbicara bukanlah mengajarnya kurang hajar dengan kedua orang tua, akan tetapi membiarkannya berbicara ketika marah adalah anak bisa meluangkan rasa kemarahan dan kesalnya terhadap seseorang. Yang bertujuan agar anak merasa tenang dan mereda, jika anak sudah mulai mengeluarkan kata yang melantur anda bisa memberhentikan dan bertindak sewajarnya.

 

  1. Coba berempati kepada orang lain

Ada tiba masanya anak merasa marah karena merasa perkataannya tidak dipahami orang lain, sebaiknya hal yang harus anda lakukan yaitu menggali latar belakang anak yang sedang marah dan juga egois. Pahami dan beranggapan anak tersebut sedang mengalami masalah lain. Apakah dia mengalai stres atau lainnya, tempatkan diri anda kepada anak dan tanyakan dengan cara perlahan bantu dengan cara menenangkan, agar kemarahan tersebut akan mereda.

 

Nah, dari beberapa penyebab anak marah dan egois sudah di jelaskan satu persatu. Sehingga anda bisa mencari akibat anda sering marah da egois dan juga cara merendahkan kemarahannya. Semoga artikel bermanfaat untuk anda, selamat membaca.(Nanda)

 

About The Author

Reply