Cara Membuat MPASI di Saring

Cara membuat MPASI disaringMom Sharing – Di saat bayi sedang berusia 6 bulan, kandungan yang terdapat pada susu ASI tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Ia memerlukan asupan makanan pendamping ASI  yaitu MPASI agar bunda  bisa memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi. Pada proses awal pemberian MPASI bayi akan disarankan untuk mencoba untuk memulai asupan yang bernutrisi dan bertekstur lembut seperti, nasi, daging, ikan, sayur, dan buah-buahan. Bunda bisa menaikkan tekstur dari pure bayi ketika mulai memasuki usia 1 tahun. Bayi tersebut seharusnya sudah mulai mengkonsumsi makanan sama dengan menu makanan keluarga.

Proses pengolahan MPASI bisa dilakukan dengan cara, menggunakan saringan kawat untuk mengaluskan makanan menjadi pure bayi. Ada beberapa orang menghaluskan pure bayi dengan menggunakan alat seperti blender tetapi dampak penggunaan dari blender tersebut tidaklah bagus, yang dikarenakan bahan tersebut akan di campur dengan air yang banyak sehingga nutrisi dari pure tersebut akan berkurang dan hilang.

Pembuatan Mpasi untuk bayi sebenarnya tidaklah membutuhkan peralatan yang sangat khusus. Cukup hanya menggunakan saringan kawat untuk menghaluskan makanan yang sudah direbus matang menjadi tekstur yang lembut, untuk bayi yang masih berusia 6-8 bulan. Tingkatan tekstur pure tersebut akan lebih kasar ketika bayi berusia 9-11 bulan, dan pada usia selanjutnya bayi bisa mengkonsumsi makanan yang sama denga menu makanan keluarga.

Makanan yang diolah dengan cara yang sangat mudah ini sangatlah terjamin nutrisinya, dan tekstur dari MPASI tersebut bisa disajikan masuk kedalam lambung bayi yang masih kecil. Sehingga kandungan Vitamin dan gizi pada MPASI.

Berikut ini adalah Cara membuat MPASI dengan cara disaring menggunakan saringan kawat:

  1. Pisang

Buah yang harga murah meriah ini bisa dijadikan pure MPASI, tentunya makanan ini sangat disukai oleh bayi. Dengan cita rasa yang manis dan alami, pisang ini termasuk jenis buahan yang bisa di jadikan pendamping ASI. Di dalam kandungan pisang tersebut mempunyai kandungan Vitamin A, Fosfor, Asam Folat, dan kandungan Kalsium. Cara pengolahannya sangatlah mudah dan praktis dan tidak menambahkan campuran apapun. Cukup dengan melumatkan pisang tersebut menggunakan saringan kawat dan sendok saja, MPASI siap dihidangkan buat si kecil.

  1. Pepaya

Buah ini sangat mudah di temukan oleh banyak orang, dengan harga yang terjangkau murah. Tidak  hanya buah-buahan impor yang bisa dijadikan MPASI buah lokal pun juga bisa dijadikan MPASI. Dengan cita rasa yang manis dan juga aman ketika dicerna oleh perut bayi. Pepaya ini memiliki nutrisi seperti zat besi dan asam folat yang bisa mendukung perkembangan pada otak bayi. Pada tahapan MPASI perdana, bunda bisa mengolahnya menggunakan saringan kawat ketika usia bayi tersebut mulai bertambah dengan memotong pepaya dengan ukuran sedang, bayi akan mulai terbiasa mengkonsumsinya dan tidak akan tersedak karena daging pepaya bertekstur lembut.

  1. Buah naga

Buah yang mempunyai warna dominan ungu, buah ini juga bisa diolah menjadi MPASI yang sehat dan sering digunakan oleh para bunda modern, dan juga seorang selebgram yang cantik. Buah naga memiliki kandungan Vitamin C, Antioksidan, dan juga bisa membantu kekebalan tubuh untuk bayi agar daya tahan tubuh selalu terjaga tidak mudah sakit. Cara pengolahan MPASI buah naga ini sangat simple. Jika baru pertama kali mencoba buah naga untuk MPASI perdana asupan si kecil, sebaiknya bunda mengukus terlebih dahulu hingga benar-benar lunak, dan haluskan dan disaring menggunakan saringan kawat. Jika usia si kecil sudah mulai bertambah mulailah memberinya dengan tekstur yang agak padat dan tidak kukus. Agar bayi tidak bosan dengan tekstur pure yang terlalu halus.

Nah, dari ke tiga cara pembuatan MPASI dengan cara disaring menggunakan saringan kawat. Bunda bisa mencoba mempraktikkan cara pembuatan MPASI dengan cara yang sangat mudah, proses pembuatan ini tidak menggunakan alat seperti blender hanya menggunakan sendok dan saringan kawat. Agar nutrisi pada MPASI tersebut tetap selalu terjaga. Semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa dicoba di rumah anda. (Nanda)

About The Author

Reply