Mengatasi Anak Sering Minta Gendong

Mengatasi Anak Sering Minta Gendong – Pada usia anak yang sudah memasuki dua tahun, ketika mempunyai rasa ingin berjalan bukanlah suatu hal atau masalah yang baru, jika anak sering mengalami sebuah kemunduran dan juga bisa dikatakan anak yang menginginkan atau selalu meminta gendong terus. Anak mungkin beranggapan, “Ah, hanya jalan kalau itu saya sudah bisa, sangat gampang.” Selain dari itu, anak yang masih berada diantara suatu tahap keinginan untuk belajar mandiri dan mempunyai keinginan. Untuk selalu tetap ingin berada dekat dengan orang tuanya.

Mungkin Anda pernah melihat, di suatu pertengahan keramaian, yang ada pada anak yang akan menolak untuk belajar bergerak kecuali dengan cara digendong. Sepertinya tidak banyak harus bisa dilakukan oleh orang tua ketika anak meminta gendong terus menerus.

 

Tips Mengatasi Anak  Minta Gendong

Tapi hal yang sebenarnya ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk Anda agar Mengatasi Anak Sering Minta Gendong:

 

1. Alihkan perhatian hanya sementara terhadap anak.

Yang harus Anda lakukan untuk mengatasi anak anda sering meminta di gendong. Buatlah anak selalu berjalan menjadi suatu aktivitas yang sangat disukai anak hingga menjadi menyenangkan, mainkan sebuah permainan dengan ucapan, “Berani nggak Adek location polisi tidur di sana?” Tunjuk ke arah pemandangan yang membuat anak menarik perhatiannya, “Lihatlah disana ada badut yang memakai sepatu sangat besar,” atau mengajaknya bernyanyi dan ketika berjalan.

 

2. Buat anak merasa sangat diperlukan atau penting.

Buatlah anak seolah-olah menjadi asisten yang selalu ada di samping Anda, anak dapat membawa tas belanja Bunda atau memegang beberapa barang yang sudah Anda beli. Anda juga bisa mengenakan tas kepada anak akan merasa seperti orang dewasa.

 

3. Lakukan kontak mata.

Terkadang anak mempunyai rasa frustrasi ketika ingin berjalan dikarenakan semua yang anak lihat hanyalah lutut orang dewasa di sekitarnya. Sesekali Anda berlututlah terhadapnya agar tinggi Anda serata dengan si kecil dan berikan sebuah pelukan.

 

4. Jangan melakukan cara terburu-buru.

Bunda harus ingat, bahwa kaki mungilnya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk belajar berjalan, dengan melakukan jarak yang juga sama seperti Anda. Anak akan lebih cepat merasakan lelah, jadi jangan Anda paksakan ia berlama-lama mengajaknya belajar berjalan kaki dan Anda harus menyiapkan sebuah  stroller sebagai alat berjaga-jaga.

 

5. Jangan memarahi anak.

Janganlah memberinya ucapan kasar kepada anak, jika ia pada akhirnya meminta sebuah stroller atau meminta agar digendong. Dan jika anak menginginkan melatih berjalan sendiri, berikan ia sebuah pujian karena anak tersebut mau bekerja sama dan juga ingin belajar mandiri, bersikaplah seperti anak yang  solah-olah sudah besar.

 

Langkah-langkah

Berikut ini ada juga langkah-langkah Mengatasi Anak Sering Minta untuk di Gendong:

  • Lakukanlah gerakan jongkok agar tinggi Anda serata dengan si kecil.
  • Jika anak selalu ingin selalu berada dekat dengan Anda, maka lakukan secara perlahan menjaga jarak antara Anda dengan si kecil.
  • Lakukan tatapan mata dengannya dan memintalah ia agar berhenti menangis. Lanjutkan dengan cara apa yang sedang Anda lakukan.
  • Bila anak terus-menerus menangis, jelaskan kepadanya kalau Anda tidak bisa mengerti dan mendengar apa yang telah ia katakan karena ia sedang menangis keras. Ini bagian dari yang tersulit dan sulit juga menolak permintaanya ketika anak mempunyai rasa ingin digendong. Dengan tindakan yang tegas tapi agak lembut tekankan kalau Anda masih berada di sampingnya, meskipun Anda tidak ingin menggendongnya.
  • Setelah anak mulai mereda, berikan anak banyak pujian dan peluklah ia tapi jangan dengan cara menggendong.

Nah, dari tips mengatasi anak sering minta untuk di gendong. Bisa anda lakukan setiap harinya agar bisa melatih anak tidak selalu manja, semoga artikel ini bermanfaat selamat membaca. (Nanda Edina Wulansari)

 

About The Author

Reply