7 Tips Menyapih Anak dengan Cinta

 

Menyapih Anak dengan Cinta -Menyapih merupakan suatu istilah yang tidak asing lagi bagi setiap orangtua, terkhususnya bagi setiap ibu. Mungkin ada beberapa dari sekian banyak wanita, atau calon ibu yang masih belum mengenali dan memahami istilah ini, dan juga masih banyak yang bertanya-tanya apasih itu menyapih? Menyapih merupakan suatu proses yang dimana menghentikan bayi menyusui dari payudara ibunya. Dalam artian lain yaitu waktu dimana anak berpindah dari ASI ke makanan padat.

 

Menyapih pada saat anaknya berusia 6 bula

Di indonesia waktu penyapihan ini sangat beragam, ada yang menyapih pada saat anaknya berusia 6 bulan, 1 atau 2 tahun, dan bahkan ada juga yang lebih dari 2 tahun. Menurut sebuah penelitian, ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, yakni faktor pekerjaan, pendidikan yang rendah, dan juga pengetahuan yang cukup. Selain itu juga bisa disebabkan karena banyak ibu yang tidak tega menyapih anaknya, dikarenakan bagi anak menyusu itu sesuatu yang menyenangkan. Namun perlu diketahui, menyapih itu sangat diperlukan.

 

Berhenti menyusui

Menyapih ini biasanya sampai anak berusia 2 tahun dan dilakukan secara bertahap sampai anak tersebut sudah benar-benar berhenti menyusui. Tapi sebenarnya waktu ideal untuk mulai menyapih anak yaitu pada saat anak berusia 6 bulan.  Namun, tergantung perkembangan anak juga tentunya, karena perkembangan anak itu berbeda dan tidak bisa disamakan, ada yang lebih cepat dan ada juga yang lambat. Jadi tidak perlu khawatir, karena ini merupakan suatu hal yang normal.

 

Weaning With Love

Setiap ibu tentunya mempunyai cara yang berbeda pada saat menyapih, namun ibu bisa menggunakan metode menyapih anak dengan cinta. Apakah kamu pernah mendengar istilah menyapih dengan cinta ini? Istilah ini lebih dikenal dengan sebutan Weaning With Love (WWL) ataupun Slow Weaning yang dimana metode ini dilakukan secara bertahap dan perlahan pada saat ibu dan anaknya benar-benar merasa sudah siap untuk memberhentikan anak untuk menyusui.

Menunggu ibu dan anak siap itu terkadang merupakan suatu hal yang sulit, dikarenakan terkadang anak sudah konsisten dengan kebiasaannya yaitu menyusui setiap beberapa jam sekali, dan masih banyak ibu yang ragu dan khawatir.

7  tips menyapih dengan cinta

Tapi ibu tidak perlu ragu dan khawatir, ibu bisa menggunakan metode Weaning With Love atau menyapih dengan cinta ini. Jadi bagi ibu-ibu yang berniat melakukannya, berikut ada 7 tips menyapih dengan cinta :

  1. Lakukan proses menyapih secara perlahan

Pada proses ini, ibu harus mengurangi waktu kebiasaan menyusui anak. Contohnya jika biasanya ibu  3 atau 4 kali sehari menyusui,  bisa diturunkan waktu kebiasaannya secara perlahan, misalnya 2 kali sehari dan seterusnya. Hal ini tentunya akan mengurangi produksi ASI secara perlahan dan bertahap. Selain itu juga bisa menghindari pembengkakan payudara ketika proses penyapihan.

 

  1. Alihkan Perhatian Anak Pada Saat Menyusu

Alihkan perhatian anak dengan aktivitas menarik yang bisa membuatnya lupa dengan aktivitasnya yaitu menyusui. Contohnya seperti aktivitas bermain, jalan-jalan, membaca buku bersama, dan segala aktivitas seru dan membuat anak senang lainnya.

 

  1. Membina Komunikasi yang Baik

Membina komunikasi yang baik ini merupakan kunci utama dalam proses menyapih. Perlu ibu ketahui, meskipun si anak masih kecil, anak tetap memiliki kemampuan untuk mengerti apa yang dibicarakan orang lain. Sampaikan dengan suasana yang penuh dengan kelembutan, sehingga anak tetap merasa diperhatikan walaupun aktivitas menyusuinya akan dihentikan .

  1. Hindari Menyapih Pada Saat Anak Sedih, Sakit, dan Marah

Hindari menyapih pada saat anak dalam kondisi ini, dikarenakan anak membutuhkan perhatian yang hangat yang bisa mereka peroleh dari aktivitas menyusui. Jangan rusak mood si anak, tunggu hingga kondisi mereka benar-benar normal dan kembali ke seperti semula.

 

  1. Jangan Menawarkan dan Jangan Menolak

Jangan biasakan menawarkan anak untuk menyusui, tetapi jika anak meminta menyusui jangan ditolak, coba alihkan fokusnya atau perhatiannya ke arah lain, contohnya seperti menawarkan air putih, bermain, dan lain sebagainya. Sama halnya seperti sebelum tidur, alihkan ke aktivitas lain contohnya seperti membaca buku sebelum tidur, mengelusnya atau sebagainya.

 

  1. Jangan Bohong

Jangan mencoba berbohong dengan menempelkan payudara dengan plester, obat merah, makanan pahit, ataupun kebohongan lainnya. Hal ini dilarang karena akan mempengaruhi psikologis anak, anak akan merasa bersalah dan juga akan berfikir anda sakit karena disusui olehnya. Selain itu juga bisa membuat anak shock dan akan menjauh dari ibu.

 

  1. Extra sabar

Beberapa bulan saat disapih, anak tentunya akan lebih menuntut banyak perhatian, meminta lebih banyak menyusui dan juga rewel. Hal ini tentu saja akan membuat tenaga ibu terkuras, dan juga bisa membuat emosi. Tetapi ibu harus extra sabar menghadapi hal tersebut hingga sang anak benar-benar berhenti menyusui.

Nah, itulah 7 tips menyapih anak dengan cinta. Jadi bagi ibu yang khawatir dan ragu menyapih anak, silahkan gunakan metode menyapih anak dengan cinta ini, dan gunakan tips ini. Semoga bermanfaat.(Mega)

Leave a Comment