Morning Sickness (Mual Pagi): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

1 min read

morning sickness

Kehamilan adalah momen yang penuh kebahagiaan bagi sebagian besar wanita. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa tantangan yang mungkin dihadapi selama perjalanan ini. Salah satu tantangan umum yang sering dialami oleh calon ibu adalah morning sickness.

Dalam artikel ini, Momsharing akan membahas secara mendalam apa itu morning sickness, gejala dan penyebab morning sickness, serta berbagai cara untuk mengatasi rasa mual ini. Keep scrolling!

Apa Itu Morning Sickness?

Morning sickness atau mual pagi adalah kondisi umum yang dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan. Meskipun istilah morning sickness lebih mencerminkan kecenderungan mual di pagi hari, sebenarnya gejala ini dapat terjadi kapan saja sepanjang hari. Morning sickness umumnya dimulai sekitar enam minggu kehamilan dan mencapai puncaknya pada trimester pertama sebelum mulai mereda seiring berjalannya waktu.

Gejala Morning Sickness

Beberapa ibu hamil mungkin tidak menyadari kondisi yang dialami sebagai tanda-tanda morning sickness. Nah, berikut ini gejala morning sickness yang umumnya dirasakan oleh perempuan di awal kehamilan:

  1. Mual dan muntah. Gejala utama morning sickness adalah rasa mual yang dapat disertai dengan muntah. Ini seringkali menjadi pengalaman yang mengganggu dan melemahkan. Bahkan, kondisi tersebut dapat terjadi kapan saja, tidak hanya di pagi hari.
  2. Menurunnya nafsu makan. Menurut berbagai penelitian dan pengalaman ibu hamil, penurunan nafsu makan selama periode morning sickness sangat rentan terjadi. Hal ini bisa menjadi perhatian karena nutrisi yang cukup sangat penting selama kehamilan.
  3. Sensitivitas terhadap bau. Umumnya, ibu hamil yang mengalami morning sickness seringkali lebih sensitif terhadap bau-bau tertentu, bahkan bau-bau yang biasanya tidak mengganggu.
  4. Kelelahan dan dehidrasi. Rasa mual yang berkepanjangan akibat morning sickness juga dapat menyebabkan kelelahan, dan kadang-kadang disertai dengan kehausan yang meningkat.

Cara Mengatasi Morning Sickness

Ketika mengalami morning sickness, sebaiknya Moms tidak perlu khawatir karena kondisi itu dapat diatasi dengan beberapa cara berikut:

  • Makan sedikit-sedikit. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi sering dapat membantu mengurangi rasa mual.
  • Hindari bau-bau yang mengganggu. Menjauhi bau-bau yang dapat memicu mual dapat membantu mengurangi gejala morning sickness.
  • Konsumsi makanan yang mudah dicerna. Jenis makanan yang mudah dicerna yang dimaksud, seperti buah-buahan dan sayuran, dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada pencernaan.
  • Minum banyak air. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi mual dan mencegah dehidrasi.

Kesimpulan

Morning sickness adalah bagian alami dari kehamilan, tetapi itu tidak berarti bahwa Moms harus mengalami rasa mual yang berlebihan tanpa upaya untuk mengatasinya. Nah, dengan memahami gejala dan penyebab morning sickness, serta menerapkan langkah-langkah pengelolaan yang efektif, Moms dapat mengurangi dampak negatifnya pada kesejahteraan Moms selama masa kehamilan. Jika kondisi berlanjut dan tidak kunjung reda, ada baiknya konsultasikan dengan dokter kandungan, ya.

Artikel ini disusun oleh Momsharing untuk memberikan panduan dan informasi bermanfaat kepada para orangtua. Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi Moms untuk mengetahui gejala dan penyebab morning sickness, serta cara mengatasi morning sickness.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *