Mengenal Gaya Parenting Permissif dalam Mendidik Anak

1 min read

gaya parenting permissif

Moms, pendekatan dalam mendidik anak dapat sangat bervariasi, dan salah satu gaya yang semakin populer belakangan ini adalah gaya parenting permisif atau permissive parenting. Apa itu pola asuh permisif?

Ya, parenting permisif didefinisikan sebagai suatu pola asuh yang memberikan toleransi dan penerimaan yang tinggi terhadap keinginan anak, sehingga memungkinkan mereka untuk mengembangkan otonomi dan eksplorasi diri. Namun, seperti halnya setiap pendekatan pola asuh, gaya parenting ini memiliki kelebihan, kekurangan, dan tantangan tersendiri.

Yuk, simak penjelasannya di dalam artikel berikut!

Kelebihan Gaya Parenting Permissif

Dalam penerapannya, parenting permissif memiliki kelebihan yang mungkin bisa menjadi pertimbangan Moms dalam mendidik anak. Berikut ini beberapa kelebihan gaya parenting permissif:

1. Pembentukan Kemandirian

Gaya parenting permissif memberikan anak kebebasan untuk mengambil keputusan dan belajar dari pengalaman mereka sendiri. Hal ini dapat membantu dalam pembentukan kemandirian, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengajarkan mereka untuk mengelola tanggung jawab.

2. Hubungan yang Akrab

Dalam suasana yang lebih terbuka, anak-anak akan merasa nyaman untuk berkomunikasi dengan orang tua. Hal ini menciptakan hubungan yang akrab dan membantu mereka untuk memahami nilai-nilai dan norma-norma keluarga secara lebih efektif.

3. Kreativitas dan Inovasi

Selanjutnya, dengan memberikan kebebasan ekspresi, anak-anak dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi. Mereka belajar untuk berpikir kritis dan mengeksplorasi ide-ide baru tanpa takut dicela.

Kekurangan Gaya Parenting Permissif

Di satu sisi, gaya parenting permissif memiliki kekurangan yang tidak kalah penting untuk Moms ketahui. Apa saja, ya?

1. Kurangnya Batasan yang Jelas

Salah satu kelemahan utama penerapan parenting permissif adalah kurangnya batasan yang jelas. Dalam hal ini, anak mungkin kesulitan memahami konsep batasan dan aturan, yang dapat mempengaruhi perilaku mereka di masa depan.

2. Kesulitan Menangani Frustrasi

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh permissif mungkin mengalami kesulitan menangani frustasi ketika mereka menghadapi batasan di lingkungan lain, seperti sekolah atau tempat umum.

3. Resiko Kemandirian Berlebihan

Pemberian kebebasan tanpa batasan yang tepat dapat mengakibatkan kemandirian yang berlebihan, di mana anak mungkin sulit bekerja sama dalam tim atau mengikuti aturan sosial yang ada.

Tantangan Menerapkan Gaya Parenting Permissif

Seperti halnya pendekatan pola asuh lainnya, menerapkan gaya parenting permissif akan dihadapkan pada beberapa tantangan. Inilah tantangan parenting permissif yang menarik Moms ketahui:

1. Menemukan Keseimbangan

Salah satu tantangan utama dalam menerapkan parenting permissif adalah menemukan keseimbangan antara memberikan kebebasan kepada anak dan memberlakukan batasan yang diperlukan. Sebagai orang tua, Moms perlu memahami kapan dan di mana mereka harus memberikan kebebasan, serta kapan saatnya untuk menetapkan aturan.

2. Konsistensi dalam Penerapan Aturan

Konsistensi merupakan kunci dalam pendidikan anak dengan gaya permissif. Jika aturan dan batasan tidak konsisten, anak mungkin menjadi bingung dan sulit untuk memahami apa yang diharapkan dari mereka.

3. Mengatasi Kritik dari Lingkungan

Orang tua yang menerapkan gaya parenting permissif mungkin menghadapi kritik dari lingkungan sekitar, terutama dari orang tua dengan pendekatan yang lebih otoriter. Nah, tantangan ini memerlukan keberanian dan keyakinan untuk tetap setia pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mereka anut.

Kesimpulan

Pola asuh permissif, dengan kelebihan dan kekurangannya, membutuhkan pemahaman dan keseimbangan yang baik. Orang tua perlu senantiasa berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka, sambil tetap memberikan arahan dan bimbingan yang diperlukan. Dengan kesadaran akan tantangan yang mungkin muncul, Moms dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk menciptakan fondasi pendidikan yang kokoh bagi generasi mendatang.

Artikel ini disusun oleh Momsharing untuk memberikan panduan dan informasi bermanfaat kepada para orang tua. Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi Moms dan keluarga dalam menerapkan pola asuh permissif kepada si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *