Kelebihan Gaya Parenting Positif dan Bedanya dengan Pola Otoriter

2 min read

gaya parenting positif

Kini, gaya parenting positif menjadi semakin populer dalam dunia orang tua modern, menggantikan pola lama yang cenderung otoriter. Pola asuh ini menawarkan pendekatan yang penuh kasih sayang dan mendukung dalam mendidik anak-anak.

Nah, dalam artikel ini, Momsharing akan menjelajahi kelebihan dari gaya parenting positif, memberikan contoh praktik yang dapat diterapkan, dan membandingkannya dengan gaya parenting otoriter.

Kelebihan Gaya Parenting Positif

Sesuai namanya, gaya parenting positif adalah suatu pendekatan dalam mendidik anak yang berfokus pada pengembangan potensi positif mereka. Berbeda dengan gaya parenting otoriter yang cenderung mengandalkan aturan dan hukuman, pola asuh ini mengutamakan komunikasi, empati, dan pembelajaran yang menyenangkan. Kelebihan dari parenting positif sangatlah signifikan, antara lain:

1. Membentuk kepercayaan diri yang kuat

Salah satu kelebihan utama dari gaya parenting positif adalah kemampuan untuk membantu anak-anak membangun kepercayaan diri yang kuat. Melalui komunikasi yang positif dan penerimaan, anak-anak merasa dihargai dan mampu mengembangkan keyakinan pada diri mereka sendiri.

2. Mendorong keterampilan sosial yang berkembang

Pola asuh positif mendorong pengembangan keterampilan sosial anak-anak. Mereka belajar untuk memahami dan mengelola emosi mereka sendiri, sehingga dapat berinteraksi secara positif dengan orang lain. Hal ini membentuk dasar yang kokoh untuk hubungan interpersonal yang sehat.

3. Pemahaman yang mendalam tentang konsekuensi

Kelebihan gaya parenting positif lainnya, yaitu mengajarkan anak-anak untuk memahami konsekuensi dari tindakan mereka tanpa mengandalkan hukuman yang keras. Mereka belajar melalui pemahaman, bukan takut, sehingga memungkinkan perkembangan karakter yang lebih matang.

Contoh Praktik Gaya Parenting Positif

Dalam penerapannya, gaya parenting positif dapat dikatakan tidak sulit diimplementasikan. Berikut ini contoh praktik gaya parenting positif:

1. Komunikasi terbuka dan aktif

Membangun hubungan positif akan lebih baik dimulai dengan komunikasi yang terbuka. Dengan mendengarkan secara aktif dan memberikan tanggapan yang penuh pengertian, orang tua dapat menciptakan lingkungan di mana anak merasa nyaman untuk berbagi ide, perasaan, dan pengalaman.

2. Memberikan pilihan yang memberdayakan

Gaya parenting positif mendorong pemberian pilihan kepada anak-anak. Hal ini membantu mereka merasa memiliki kontrol atas hidup mereka sendiri. Misalnya, membiarkan anak memilih antara dua pilihan yang baik memberikan mereka rasa tanggung jawab.

3. Pujian yang memotivasi dan memberdayakan

Pujian yang tulus dan spesifik memiliki kekuatan besar dalam membentuk perilaku positif. Ketika anak mendapatkan pengakuan atas prestasi mereka, mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berusaha.

Gaya Parenting Positif vs. Gaya Parenting Otoriter

Perbandingan antara gaya parenting positif dan otoriter mengungkapkan perbedaan yang mencolok dalam pendekatan mendidik anak, di antaranya:

1. Keterlibatan vs. kontrol

Pola asuh positif lebih menekankan keterlibatan aktif orang tua, sementara gaya otoriter cenderung memaksakan kontrol dan aturan yang ketat.

2. Komunikasi vs. perintah

Parenting positif mengandalkan komunikasi yang terbuka dan dialog, sedangkan gaya asuh otoriter lebih cenderung pada perintah dan hukuman.

3. Pemahaman vs. takut

Anak-anak yang diasuh dengan gaya asuh positif memahami konsekuensi tindakan mereka, sedangkan gaya otoriter mungkin menghasilkan rasa takut dan ketaatan yang dipaksakan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, gaya parenting positif bukan hanya metode, melainkan perjalanan. Dengan memahami kelebihan dan menerapkan praktik-praktiknya, Moms dapat membentuk anak-anak yang bahagia, berempati, dan siap menghadapi dunia dengan percaya diri.

Yuk Moms, bersama-sama menjadi orang tua yang positif! Mulailah dengan mendengarkan, memberikan pilihan yang mendukung, dan memberikan pujian yang tulus kepada anak. Dengan melakukan ini, Moms tidak hanya dapat membentuk hubungan yang erat dengan anak-anak, tapi juga membantu membentuk generasi yang penuh kasih sayang dan percaya diri.

Artikel ini disusun oleh Momsharing untuk memberikan panduan dan informasi bermanfaat kepada para orangtua. Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi Moms dan keluarga dalam menerapkan gaya parenting positif bagi anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *