Kenali 9 Jenis Penyakit Kulit pada Anak dan Gejalanya

2 min read

jenis penyakit kulit anak

Seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga berisiko mengalami berbagai jenis penyakit kulit. Penyakit kulit pada anak dapat memiliki berbagai penyebab, gejala, dan pengobatan yang berbeda.

Dalam artikel ini, Momsharing akan membahas beberapa jenis penyakit kulit yang sering terjadi pada anak, serta memberikan penjelasan menurut penelitian terbaru yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir. Check it out!

1. Eksim (Dermatitis Atopik)

Gangguan kulit pada anak yang cukup banyak terjadi adalah eksim. Apa itu eksim? Eksim adalah salah satu penyakit kulit paling umum pada anak-anak. Penyakit ini ditandai dengan kondisi kulit kering, gatal, kemerahan, dan terkadang munculnya lepuhan. Faktor genetik dan lingkungan dapat memainkan peran dalam perkembangan eksim pada anak. Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa perubahan dalam mikrobiota usus dapat berkontribusi pada perkembangan eksim.

  • Gejala: Kulit kering, gatal, ruam merah.
  • Pengobatan: Krim atau salep pelembap, kortikosteroid topikal, dan obat antihistamin untuk mengurangi gatal.

2. Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit yang umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Biasanya ditemukan pada anak-anak yang aktif bermain dan berinteraksi dengan banyak orang. Sejumlah penelitian menunjukkan peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik yang digunakan untuk mengobati impetigo.

  • Gejala: Luka berisi nanah yang pecah dan membentuk kerak kuning atau coklat.
  • Pengobatan: Antibiotik topikal atau oral, menjaga kebersihan kulit.

3. Kutil (Verruca)

Yang ketiga adalah kutil. Kondisi gangguan kulit akibat adanya pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV). Kutil dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk tangan, kaki, bahkan wajah. Penelitian terbaru telah berkembang dalam pengembangan vaksin HPV untuk mencegah infeksi yang dapat menyebabkan kutil.

  • Gejala: Pertumbuhan kecil dan kasar pada kulit.
  • Pengobatan: Penghilangan kutil dengan krioterapi, obat-obatan topikal, atau tindakan bedah.

4. Ruam Panas (Heat Rash)

Ruam panas sering terjadi pada anak-anak yang terbiasa berpakaian terlalu tebal dalam cuaca panas. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar keringat tersumbat dan menyebabkan ruam kecil pada kulit. Meskipun ruam panas biasanya ringan, penelitian telah menunjukkan bahwa tindakan pencegahan, seperti menjaga tubuh anak tetap sejuk dan kering dapat membantu mengurangi risiko ruam panas.

  • Gejala: Ruam merah kecil dengan rasa gatal.
  • Pengobatan: Menghindari pakaian yang terlalu tebal, menjaga kulit tetap kering.

5. Urtikaria (Hives)

Moms sudah pernah mendengar tentang penyakit kulit anak bernama urtikaria? Urtikaria adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya benjolan merah gatal yang dapat berubah-ubah bentuk dan lokasinya. Ini bisa disebabkan oleh alergi, infeksi, stres, atau reaksi obat. Penelitian telah membantu memahami lebih baik mekanisme terjadinya urtikaria dan cara mengobatinya.

  • Gejala: Benjolan merah gatal yang muncul dan menghilang dalam waktu singkat.
  • Pengobatan: Obat antihistamin, menghindari pemicu yang mungkin.

6. Psoriasis

Berikutnya, psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang bisa saja memengaruhi anak-anak meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bercak merah atau perak bersisik pada kulit. Penelitian terbaru telah mengidentifikasi faktor genetik yang berkontribusi pada perkembangan psoriasis.

  • Gejala: Bercak merah atau perak bersisik pada kulit.
  • Pengobatan: Perawatan topikal, fototerapi, obat oral dalam kasus yang lebih parah.

7. Molluscum Contagiosum

Mungkin belum begitu familiar bagi Moms, ya. Molluscum contagiosum adalah infeksi virus yang umum terjadi pada anak-anak. Biasanya ditularkan melalui kontak kulit ke kulit atau melalui barang-barang yang terkontaminasi. Menurut berbagai penelitian, pemberian obat antiviral tertentu dapat membantu mengatasi infeksi ini.

  • Gejala: Benjolan kecil berwarna daging yang muncul di kulit.
  • Pengobatan: Krioterapi, penghilangan dengan pemberian obat, atau obat antiviral.

8. Eksim Kontak (Contact Dermatitis)

Sedikit berbeda dengan dermatitis atopik, eksim kontak adalah reaksi alergi kulit terhadap zat tertentu, seperti sabun, deterjen, atau logam. Penelitian membantu mengidentifikasi pemicu eksim kontak yang umum, dan seringkali perubahan dalam produk yang digunakan dapat membantu mengurangi risiko terkena eksim kontak.

  • Gejala: Gatal, kemerahan, dan bengkak pada kulit di area yang terpapar zat alergen.
  • Pengobatan: Menghindari pemicu, kortikosteroid topikal.

9. Skabies (Scabies)

Alergi kulit pada anak yang perlu Moms waspadai berikutnya adalah skabies. Suatu infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau kecil yang menggali terowongan di bawah kulit. Kondisi ini sangat menular dan cenderung menimbulkan gatal parah. Berbagai penelitian terbaru mengidentifikasi resistensi terhadap pengobatan yang biasa digunakan untuk mengobati skabies.

  • Gejala: Gatal parah, kemerahan, ruam, dan garis-garis kecil di kulit.
  • Pengobatan: Salep antiskabies, cuci pakaian dan linen secara menyeluruh.

Kesimpulan

Pada dasarnya, setiap jenis penyakit kulit pada anak dapat memiliki berbagai penyebab, gejala, dan pengobatan. Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk mengidentifikasi dan mengobati penyakit kulit anak dengan benar. Jika Moms memiliki kekhawatiran tentang kondisi kulit anak, cobalah konsultasikan dengan dokter atau ahli kulit. Dalam kasus apapun, menjaga kebersihan kulit, menghindari pemicu atau penyebab yang mungkin, dan mencari perawatan medis yang tepat adalah langkah-langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit anak.

Artikel ini disusun oleh Momsharing untuk memberikan panduan dan informasi bermanfaat kepada para orangtua. Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi Moms dan keluarga Moms dalam mengenali jenis-jenis penyakit kulit pada anak beserta gejala dan pengobatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *